Apakah Rumah Subsidi Bisa Langsung Direnovasi Setelah Akad KPR? Berikut Penjelasan yang Perlu Kamu Diketahui
Property
PMPLAND
12 Des 2025 10:04
201 view

Halo Warga PMPLand! Banyak banget pemilik rumah subsidi bertanya-tanya apakah mereka boleh langsung merenovasi rumah setelah akad KPR? Tentunya itu wajar, karena setiap orang ingin tinggal di rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan. Namun, rumah subsidi memang memiliki aturan khusus yang tidak bisa disamakan dengan rumah komersial lho!
Biar kamu nggak salah langkah, berikut penjelasan lengkap tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan terkait renovasi rumah subsidi.
Sederhananya: Renovasi Besar Belum Boleh, Renovasi Ringan Masih Aman
Dalam program KPR subsidi (FLPP), ada ketentuan bahwa pemilik tidak boleh melakukan renovasi besar dalam beberapa tahun pertama, biasanya lima tahun sejak akad.
Aturan ini dibuat untuk menjaga kualitas hunian dan memastikan rumah digunakan sesuai tujuan program KPR rumah subsidi. Yakni untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Namun, renovasi kecil yang sifatnya perbaikan atau mempercantik rumah masih diperbolehkan.
Renovasi yang MASIH BOLEH Dilakukan
Beberapa jenis perubahan ringan ini aman dilakukan setelah akad:
1. Mengecat Ulang
Mengganti warna rumah, baik interior maupun eksterior, masih diperbolehkan selama tidak ada perubahan struktur.
2. Menambahkan Kanopi Ringan
Kanopi non-permanen atau yang tidak mengubah bentuk fasad secara drastis umumnya tidak masalah.
3. Membuat Pagar Sederhana
Selama masih sesuai aturan perumahan dan tidak melanggar garis bangunan.
4. Renovasi Interior Ringan
Termasuk mengganti keramik, membuat kitchen set, atau perbaikan kecil lain yang tidak menyentuh struktur utama.
Renovasi yang BELUM BOLEH Dilakukan di Awal
Jenis renovasi berikut perlu ditunda karena termasuk pelanggaran jika dilakukan dalam masa pembatasan:
1. Menambahkan Ruangan atau Memperluas Bangunan
Perubahan besar seperti menambah kamar atau ruangan baru itu belum diperbolehkan.
2. Mengubah Struktur Utama
Contoh: memindahkan dinding, membuat lantai dua, hingga mengubah fasad besar-besaran.
3. Mengubah Fungsi Rumah
Mengubah rumah menjadi untuk dikontrakan/disewakan juga tidak diperbolehkan pada masa awal.
4. Melanggar Garis Sempadan Bangunan
Bangunan tidak boleh mepet sampai batas tanah yang seharusnya menjadi ruang terbuka.
Kenapa Renovasi Besar Dilarang Sejak Awal?
Ada beberapa alasan yang membuat aturan ini diterapkan:
1. Rumah Subsidi Masih Dalam Masa Pengawasan
Pemerintah memastikan rumah benar-benar dihuni pemilik dan digunakan sesuai tujuan.
2. Menjaga Standar Rumah dan Program Subsidi
Renovasi besar terlalu cepat bisa dianggap menyimpang dari tujuan subsidi, yaitu menyediakan rumah layak dengan harga terjangkau.
3. Menjaga Kerapian Lingkungan
Pada tahap awal, bentuk perumahan biasanya dibuat seragam agar kawasan lebih tertata.
Kapan Renovasi Besar Sudah Boleh?
Biasanya setelah masa 5 (lima tahun) sejak akad KPR. Pada periode ini, pemilik sudah lebih bebas melakukan renovasi besar seperti: menambah kamar, membangun lantai dua, memperluas bangunan, memperbarui tampilan fasad.
Tetap ingat, meski sudah boleh, izin bangunan seperti IMB/PKK tetap diperlukan, terutama untuk renovasi struktural.
Peran Developer dalam Mengedukasi Aturan Renovasi
Beberapa developer biasanya memberikan tambahan arahan atau regulasi internal di kawasan perumahan, termasuk mengenai batasan renovasi di awal masa huni. Hal ini dilakukan agar lingkungan perumahan tetap tertib dan sesuai standar. Salah satu developer yang cukup konsisten mengedukasi konsumen terkait aturan rumah subsidi adalah PMPLand Group, developer asal Cirebon yang telah mengembangkan banyak proyek perumahan subsidi dan komersial di berbagai wilayah Indonesia.
PMPLand Group dikenal aktif membangun hunian di Cirebon, Kuningan, Brebes, Purworejo, Sukabumi, Bandung, Bali, Bogor, hingga Bekasi. Dengan pengalaman tersebut, mereka cukup memahami kebutuhan konsumen sekaligus aturan teknis terkait hunian subsidi. Kehadiran developer berpengalaman seperti ini membantu konsumen mendapatkan panduan yang lebih jelas tentang apa saja yang boleh dilakukan selama masa awal kepemilikan rumah.
^
