10 Mitos tentang Rumah yang Masih Banyak Dipercaya, Mana yang Fakta dan Mana yang Cuma Mitos?
Tips
PMPLAND
09 Jul 2026 16:33
4 view

10 Mitos tentang Rumah yang Masih Banyak Dipercaya Masyarakat, Percaya atau Tidak?
Membeli rumah bukan hanya soal harga, lokasi, atau desain. Di Indonesia, banyak keputusan membeli rumah juga dipengaruhi oleh berbagai mitos yang telah diwariskan turun-temurun.
Mulai dari rumah tusuk sate, posisi rumah di ujung jalan, larangan membangun rumah di atas bekas kuburan, hingga mitos tentang pintu yang sejajar dengan pintu belakang. Sebagian orang menganggapnya sebagai nasihat leluhur, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian dari budaya yang belum tentu memiliki dasar ilmiah.
Terlepas dari kepercayaan masing-masing, memahami mitos-mitos ini bisa menjadi wawasan tambahan sebelum membeli rumah. Namun, keputusan akhir tetap sebaiknya didasarkan pada aspek keamanan, legalitas, kualitas bangunan, dan kenyamanan.
Berikut beberapa mitos rumah yang paling populer di Indonesia.
1. Rumah Tusuk Sate Membawa Sial
Ini mungkin mitos yang paling terkenal.
Rumah tusuk sate dipercaya membawa kesialan, rezeki seret, atau sering mengalami musibah karena berada tepat di ujung jalan.
Faktanya:
Belum ada bukti ilmiah yang membuktikan anggapan tersebut. Yang perlu diperhatikan justru faktor keselamatan karena rumah lebih berisiko terkena sorotan lampu kendaraan dan memiliki potensi bahaya apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
2. Rumah di Jalur Lewat Jenazah (Luang Mayit) Membawa Kesialan
Di beberapa daerah, dikenal istilah luang mayit atau jalan yang sering dilalui iring-iringan jenazah.
Konon, rumah yang berada di jalur tersebut dipercaya membawa energi negatif atau membuat penghuninya sering tertimpa musibah.
Faktanya:
Kepercayaan ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat tertentu dan tidak memiliki dasar ilmiah. Yang lebih penting adalah memastikan lingkungan rumah aman, nyaman, dan memiliki akses yang baik.
3. Rumah Menghadap Selatan atau Utara Membawa Keberuntungan
Ada masyarakat yang percaya arah hadap rumah menentukan rezeki dan keharmonisan keluarga.
Sebagian bahkan menghindari arah tertentu karena dianggap kurang baik.
Faktanya:
Arah rumah lebih memengaruhi pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan suhu di dalam rumah dibanding keberuntungan.
4. Menempati Rumah Baru Harus Memilih Hari Baik
Banyak orang masih mencari tanggal atau hari tertentu sebelum pindah rumah.
Tujuannya agar penghuni mendapatkan keberuntungan dan kehidupan yang harmonis.
Faktanya:
Hal ini merupakan bagian dari tradisi budaya yang masih dijaga oleh sebagian masyarakat. Dari sisi praktis, waktu terbaik pindah rumah adalah ketika seluruh utilitas dan kondisi bangunan sudah siap digunakan.
5. Tidak Boleh Membangun Rumah di Bekas Kuburan
Mitos ini berkembang hampir di seluruh Indonesia.
Bekas area pemakaman dipercaya menyimpan energi yang kurang baik sehingga banyak orang menghindarinya.
Faktanya:
Yang perlu diperhatikan justru legalitas lahan, status kepemilikan, serta keamanan konstruksi tanah sebelum membangun rumah.
6. Pintu Depan dan Pintu Belakang Tidak Boleh Segaris
Menurut sebagian kepercayaan, pintu depan yang lurus dengan pintu belakang membuat rezeki "langsung keluar" dari rumah.
Faktanya:
Secara arsitektur, posisi tersebut justru dapat memengaruhi aliran angin di dalam rumah. Namun kaitannya dengan rezeki merupakan bagian dari kepercayaan budaya.
7. Menyapu Rumah pada Malam Hari Membawa Sial
Orang tua zaman dulu sering melarang menyapu rumah saat malam.
Konon, kebiasaan tersebut membuat rezeki ikut tersapu keluar.
Faktanya:
Larangan ini kemungkinan muncul pada masa ketika penerangan masih minim sehingga menyapu malam hari dianggap kurang efektif karena sampah sulit terlihat.
8. Burung Masuk ke Dalam Rumah Pertanda Musibah
Sebagian masyarakat percaya burung yang tiba-tiba masuk ke rumah merupakan pertanda akan datang kabar buruk.
Faktanya:
Burung bisa masuk karena tertarik pada cahaya, makanan, atau arah terbang yang keliru. Tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkannya dengan kejadian tertentu.
9. Menanam Pohon Pisang di Depan Rumah Membawa Sial
Ada anggapan bahwa pohon pisang di halaman depan dapat mengundang hal-hal negatif.
Faktanya:
Secara praktis, pohon pisang memang memiliki batang yang mudah lapuk dan dapat menarik serangga jika tidak dirawat. Namun, kaitannya dengan kesialan merupakan bagian dari mitos.
10. Rumah yang Lama Kosong Pasti Angker
Rumah kosong sering dikaitkan dengan cerita mistis sehingga membuat banyak orang enggan membelinya.
Faktanya:
Rumah yang lama tidak dihuni biasanya mengalami penurunan kondisi fisik, seperti bangunan lembap, instalasi rusak, atau halaman yang tidak terawat. Hal-hal inilah yang perlu diperiksa sebelum membeli, bukan sekadar cerita yang beredar.
Mitos Boleh Dipercaya, Tapi Jangan Lupakan Faktor yang Lebih Penting
Terlepas dari berbagai mitos yang berkembang, keputusan membeli rumah sebaiknya tetap mempertimbangkan hal-hal berikut:
- Legalitas tanah dan bangunan.
- Lokasi yang strategis.
- Kualitas konstruksi.
- Lingkungan yang aman dan nyaman.
- Kemampuan finansial.
- Reputasi developer.
Jika kamu sedang mencari rumah pertama, memilih developer properti subsidi terbaik Indonesia seperti PMPLand juga menjadi salah satu langkah penting. Selain menghadirkan rumah subsidi berkualitas, PMPLand mendampingi proses pembelian mulai dari pemilihan unit hingga pengajuan KPR, sehingga kamu bisa lebih fokus memilih rumah berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar mitos.
^
